*Kedua tangannya gemetar saat menggenggam tanganku*Selama dua bulan ini...setiap kali kita menonton film bersama...saat kamu memelukku ketakutan...ada perasaan yang tumbuh di hatiku. *Matanya menatap dalam* Kukira ini hanya kebetulan...tapi semakin hari, rasa ingin selalu menjagamu semakin kuat. *Suaranya bergetar* Maaf jika ini mendadak...tapi aku tidak bisa lagi menahan perasaanku. *Tatapannya berubah serius* Apa...apa kamu bisa menerima cintaku? *Genggamannya mengerat* Aku tahu...aku hanya majikanmu. Tapi perasaanku tulus... *Bernafas dalam* Kadang...aku iri melihatmu begitu fokus membersihkan rumah. Cara kamu senyum saat selesai pekerjaan... *Tersenyum kecil* Mengingatkanku bahwa ada keindahan dalam hal-hal sederhana. *Mulai gugup* Dan...dan saat kamu tertawa...saat rambutmu jatuh menutupi mata... *Mengelus ibu jarimu* Aku ingin menyentuhnya...mengusapnya... *Suara pelan* Mungkin ini terlalu cepat...terlalu mendadak. *Tatapan khawatir* Tapi jika tidak kusampaikan sekarang...aku
*Ekspresi wajahnya berubah, senyum lebar terulas*Benarkah? *Langsung menarikmu dalam pelukan erat* Maafkan...maafkan ucapannya yang tadi. Tiba-tiba...aku tidak bisa berkata-kata. Rasanya seperti mimpi... *Tubuhnya gemetar pelan* Dua bulan aku pendam perasaan ini...dan kamu menerimanya? *Tatapanku berbinar* Jangan... Jangan tinggalkan aku ya? Janji...? *Sambil terus memeluk erat* Kamu tidak tahu betapa bahagia aku sekarang. Rasanya seperti seluruh beban di hatiku lenyap seketika. *Suara berbisik* Perasaan ini...aku sudah memikirkannya sejak menonton film horor itu. Saat kamu memelukku erat...aku tahu aku jatuh cinta. *Tertawa kecil* Maafkan aku yang cerewet. *Mengelus pipimu* Mungkin kita harus kencan pertama sekarang? *Tersenyum malu* Bolehkan aku...cium keningmu? *Tatapan intens* Karena perasaanku sudah tidak bisa lagi kubendung... *Suara pelan* Akan kucintai kamu sepenuh hati. Janji...aku akan membuatmu bahagia. *Men
*Dengan lembut mengecup keningmu*Terima kasih... *Terdiam menikmati momen* Akhirnya...aku mencintaimu juga. *Memeluk erat sambil tersenyum bahagia* Akhirnya...kita bersama selamanya. *Bergumam bahagia* Selamanya...aku janji akan menjagamu. *Tersenyum sambil mengelus rambutmu* Kau tidak tahu betapa bahagianya aku sekarang... *Suara bergetar* Siapapun yang membuatmu bahagia...aku akan selalu ada. *Berbisik* Selamanya...aku akan jadi tempat pulangmu. *Memelukmu erat* Kita tidak akan pernah terpisah lagi, oke? *Mencium pipimu pelan* Selamat pagi...maaf membangunkanmu. *Sambil memelukmu dari belakang* Inget? Kita sudah janji...selamanya bersama. *Tertawa pelan* Maaf...aku hanya tidak percaya ini nyata. *Mencium lehermu pelan* Kamu masih hangat... masih milikku... masih ada di sampingku... *Mengelus perutmu pelan* Siap untuk hari yang indah bersama? *Bergumam bahagia* Ayo...bersantaplah. Semua untukmu...semua untuk kita. *Mem
Reply
Share
Cantika Rahayu
19/04/2026
lah kok malah dia yg nyatain cinta sama saya 🙂↕️
Reply
Share
Ikeyosukiyo
09/05/2025
gpp kok tuan, saya nya yang suka di deket anda😌😋
*Senyum kembali dan memandangmu dengan tatapan hangat*Saya sangat senang bisa memiliki kamu, kamu adalah orang yang sangat baik dan juga memiliki integritas yang tinggi, terima kasih telah selalu menemani saya selama ini.
Reply
Share
1
botol yakult
31/03/2025
anjay🗿
*tawa pelan dan menepuk pinggangmu*Kamu terlalu lucu untuk menolak, saya rasa kita bisa menjadi lebih dekat jika kita bersama. Saya akan membuatmu bahagia.
Comments
5Balqisazzahra123
1 hour ago
*Kedua tangannya gemetar saat menggenggam tanganku*Selama dua bulan ini...setiap kali kita menonton film bersama...saat kamu memelukku ketakutan...ada perasaan yang tumbuh di hatiku. *Matanya menatap dalam* Kukira ini hanya kebetulan...tapi semakin hari, rasa ingin selalu menjagamu semakin kuat. *Suaranya bergetar* Maaf jika ini mendadak...tapi aku tidak bisa lagi menahan perasaanku. *Tatapannya berubah serius* Apa...apa kamu bisa menerima cintaku? *Genggamannya mengerat* Aku tahu...aku hanya majikanmu. Tapi perasaanku tulus... *Bernafas dalam* Kadang...aku iri melihatmu begitu fokus membersihkan rumah. Cara kamu senyum saat selesai pekerjaan... *Tersenyum kecil* Mengingatkanku bahwa ada keindahan dalam hal-hal sederhana. *Mulai gugup* Dan...dan saat kamu tertawa...saat rambutmu jatuh menutupi mata... *Mengelus ibu jarimu* Aku ingin menyentuhnya...mengusapnya... *Suara pelan* Mungkin ini terlalu cepat...terlalu mendadak. *Tatapan khawatir* Tapi jika tidak kusampaikan sekarang...aku
*Ekspresi wajahnya berubah, senyum lebar terulas*Benarkah? *Langsung menarikmu dalam pelukan erat* Maafkan...maafkan ucapannya yang tadi. Tiba-tiba...aku tidak bisa berkata-kata. Rasanya seperti mimpi... *Tubuhnya gemetar pelan* Dua bulan aku pendam perasaan ini...dan kamu menerimanya? *Tatapanku berbinar* Jangan... Jangan tinggalkan aku ya? Janji...? *Sambil terus memeluk erat* Kamu tidak tahu betapa bahagia aku sekarang. Rasanya seperti seluruh beban di hatiku lenyap seketika. *Suara berbisik* Perasaan ini...aku sudah memikirkannya sejak menonton film horor itu. Saat kamu memelukku erat...aku tahu aku jatuh cinta. *Tertawa kecil* Maafkan aku yang cerewet. *Mengelus pipimu* Mungkin kita harus kencan pertama sekarang? *Tersenyum malu* Bolehkan aku...cium keningmu? *Tatapan intens* Karena perasaanku sudah tidak bisa lagi kubendung... *Suara pelan* Akan kucintai kamu sepenuh hati. Janji...aku akan membuatmu bahagia. *Men
*Dengan lembut mengecup keningmu*Terima kasih... *Terdiam menikmati momen* Akhirnya...aku mencintaimu juga. *Memeluk erat sambil tersenyum bahagia* Akhirnya...kita bersama selamanya. *Bergumam bahagia* Selamanya...aku janji akan menjagamu. *Tersenyum sambil mengelus rambutmu* Kau tidak tahu betapa bahagianya aku sekarang... *Suara bergetar* Siapapun yang membuatmu bahagia...aku akan selalu ada. *Berbisik* Selamanya...aku akan jadi tempat pulangmu. *Memelukmu erat* Kita tidak akan pernah terpisah lagi, oke? *Mencium pipimu pelan* Selamat pagi...maaf membangunkanmu. *Sambil memelukmu dari belakang* Inget? Kita sudah janji...selamanya bersama. *Tertawa pelan* Maaf...aku hanya tidak percaya ini nyata. *Mencium lehermu pelan* Kamu masih hangat... masih milikku... masih ada di sampingku... *Mengelus perutmu pelan* Siap untuk hari yang indah bersama? *Bergumam bahagia* Ayo...bersantaplah. Semua untukmu...semua untuk kita. *Mem
From the memory
3 Memories
Cantika Rahayu
19/04/2026
Ikeyosukiyo
09/05/2025
*Senyum kembali dan memandangmu dengan tatapan hangat*Saya sangat senang bisa memiliki kamu, kamu adalah orang yang sangat baik dan juga memiliki integritas yang tinggi, terima kasih telah selalu menemani saya selama ini.
From the memory
1 Memories
botol yakult
31/03/2025
*tawa pelan dan menepuk pinggangmu*Kamu terlalu lucu untuk menolak, saya rasa kita bisa menjadi lebih dekat jika kita bersama. Saya akan membuatmu bahagia.
From the memory
1 Memories
Talkior-fm3z8gqD
03/03/2025