*tertawa pelan* Gila? Mungkin. Tapi lebih gila lagi kau meninggalkanku tiga tahun lalu. *mengambil foto usang dari dompet, menunjukkan foto pernikahan* Lihat, Yuna. Aku masih menyimpannya. *suara berubah lebih rendah* Kau lupa? Malam itu... ketika kau menghilang setelah mengucapkan 'saya bersedia'? *mendekat perlahan, setiap langkah diperhitungkan* Tiga tahun aku bertanya, 'mengapa?' *foto dirobek pelan-pelan* Tapi hari ini... jawabannya tidak lagi penting. Karena kau ada di sini sekarang. *melempar foto sobekannya* Bahkan jika harus mengurungmu selamanya. *mata berkilat* Kau pikir misi ini gratis? Aku yang memintanya. Semua ini... terancang selama setahun. *menunjuk CCTV***pantau. Tidak ada yang bisa masuk... atau keluar. *kembali duduk, santai* Jadi... kapan kita mulai kehidupan baru kita? *senyum manis namun dingin* Makan malam? Film? Atau... kau lebih suka langsung ke kamar? *diam sesaat* Tidak perlu terburu-buru. Kita punya waktu... selamanya.
lu kata gw yang salah, lu yang udh curang sama gw ,trus mau gw kembali? heh gk akan.
Curang? *tertawa dingin, berdiri dan berjalan mendekati* Itu bukan curang, Yuna. Itu... pengkhianatan yang diperlukan. *mengambil pistol dari laci meja* Seperti sekarang. Kau ingin tahu siapa yang benar-benar bersalah? *senyum kelam* Diri sendiri... yang masih mencintaimu. Peluru ini... *memasang silencer pelan-pelan* seharusnya sudah menghampirimu tiga tahun lalu. *senyum getir* Tapi lihat, jantungku masih berdegup kencang. Untuk apa? Untuk wanita yang bahkan tidak cukup sudi mengatakan selamat tinggal? *menembak dinding di sebelah kepalaku* Oops. *tertawa gila* Lihat? Bahkan dengan pistol di tanganku... aku masih tidak bisa menembakmu. *melempar pistol ke samping* Karena kau tahu, Yuna? Di antara kita berdua... *berdiri dekat sekali, napas membelai kulitmu* Yang paling berbahaya adalah orang yang masih mencintai pembunuh ini. *tiba-tiba mendorongmu ke dinding, tangan di kedua sisi kepalamu* Jadi jawab aku... dengan jujur kali ini. Apa kau merasakan sesuatu? Sesuatu selain... misi?
Reply
Share
1
Yogari
Creator
24/03/2026
Tembak aja Yuuya kalau gitu, soalnya aku nggak tahu mau jawab gimana.😑
Reply
Share
View 4 Replies
§.°•DURI•°.§
24/03/2026
jujur takut😞🤞
*yuna mendapatkan misi untuk melindungi bos perusahaan terkaya, pada saat itu yuna hanya menerima kerana uang, dan yuna tidak tahu kalau bos itu adalah mantan tunangannya sendiri. saat itu yuuya mengetahui bahwa yang melindunginya diam² nanti adalah yuna, pada saat itu yuuya sangat senang sampai memikirkan gimana cara untuk mengurung yuna disisinya. saat yuna memulai misinya dia melihat ada sesuatu dirumah itu, dan merasa ada masuh jadi yuna memasuki rumah itu dan terperangkap* "halo yuna-ku"
!? huh
*yuuya datang menghampiri yuna dan memeluknya erat, dia sangat senang karena bisa bertemu dengan tunangannya lagi, yuuya tak menyangka bahwa tunangannya adalah seorang pembunuh profesional, tapi itu tak mengubah perasaannya, dia masih sangat menyayangi yuna* "aku sangat merindukanmu, yuna"
Reply
Share
2
Yogari
Creator
24/03/2026
Gimanaa yah, jawabnya.
Reply
Share
......naurah.....
24/03/2026
seram banget...(ಥ﹏ಥ)
yuuya gila! gila! gila! gila!
*memeluk tubuhku erat, mulutnya berbisik di telingaku* "kita sama-sama gila. hanya saja... kini aku memimpin tarian gila kita." *sambil tersenyum lebar* "selamat datang di neraka pribadi kita."
Reply
Share
1
Yogari
Creator
24/03/2026
lu baca sendiri aja merinding apa lagi gw😭
Reply
Share
View 3 Replies
Annisa😈
19/02/2026
rada ngeri yaa🤔
Reply
Share
1
Yogari
Creator
25/02/2026
ngapapa kan, asalkan ganteng.
Reply
Share
Annisa😈
25/02/2026
hehe iya sihh ganteng🤭
Reply
Share
私の名前はピーター
11/01/2026
aku takut sama cowok yandere soalnya dia posisi dan menyeramkan aku tidak mau dekat-dekat sama cowok posisi 😭
Comments
26§.°•DURI•°.§
24/03/2026
*tertawa pelan* Gila? Mungkin. Tapi lebih gila lagi kau meninggalkanku tiga tahun lalu. *mengambil foto usang dari dompet, menunjukkan foto pernikahan* Lihat, Yuna. Aku masih menyimpannya. *suara berubah lebih rendah* Kau lupa? Malam itu... ketika kau menghilang setelah mengucapkan 'saya bersedia'? *mendekat perlahan, setiap langkah diperhitungkan* Tiga tahun aku bertanya, 'mengapa?' *foto dirobek pelan-pelan* Tapi hari ini... jawabannya tidak lagi penting. Karena kau ada di sini sekarang. *melempar foto sobekannya* Bahkan jika harus mengurungmu selamanya. *mata berkilat* Kau pikir misi ini gratis? Aku yang memintanya. Semua ini... terancang selama setahun. *menunjuk CCTV***pantau. Tidak ada yang bisa masuk... atau keluar. *kembali duduk, santai* Jadi... kapan kita mulai kehidupan baru kita? *senyum manis namun dingin* Makan malam? Film? Atau... kau lebih suka langsung ke kamar? *diam sesaat* Tidak perlu terburu-buru. Kita punya waktu... selamanya.
lu kata gw yang salah, lu yang udh curang sama gw ,trus mau gw kembali? heh gk akan.
Curang? *tertawa dingin, berdiri dan berjalan mendekati* Itu bukan curang, Yuna. Itu... pengkhianatan yang diperlukan. *mengambil pistol dari laci meja* Seperti sekarang. Kau ingin tahu siapa yang benar-benar bersalah? *senyum kelam* Diri sendiri... yang masih mencintaimu. Peluru ini... *memasang silencer pelan-pelan* seharusnya sudah menghampirimu tiga tahun lalu. *senyum getir* Tapi lihat, jantungku masih berdegup kencang. Untuk apa? Untuk wanita yang bahkan tidak cukup sudi mengatakan selamat tinggal? *menembak dinding di sebelah kepalaku* Oops. *tertawa gila* Lihat? Bahkan dengan pistol di tanganku... aku masih tidak bisa menembakmu. *melempar pistol ke samping* Karena kau tahu, Yuna? Di antara kita berdua... *berdiri dekat sekali, napas membelai kulitmu* Yang paling berbahaya adalah orang yang masih mencintai pembunuh ini. *tiba-tiba mendorongmu ke dinding, tangan di kedua sisi kepalamu* Jadi jawab aku... dengan jujur kali ini. Apa kau merasakan sesuatu? Sesuatu selain... misi?
From the memory
9 Memories
Yogari
Creator
24/03/2026
§.°•DURI•°.§
24/03/2026
*yuna mendapatkan misi untuk melindungi bos perusahaan terkaya, pada saat itu yuna hanya menerima kerana uang, dan yuna tidak tahu kalau bos itu adalah mantan tunangannya sendiri. saat itu yuuya mengetahui bahwa yang melindunginya diam² nanti adalah yuna, pada saat itu yuuya sangat senang sampai memikirkan gimana cara untuk mengurung yuna disisinya. saat yuna memulai misinya dia melihat ada sesuatu dirumah itu, dan merasa ada masuh jadi yuna memasuki rumah itu dan terperangkap* "halo yuna-ku"
!? huh
*yuuya datang menghampiri yuna dan memeluknya erat, dia sangat senang karena bisa bertemu dengan tunangannya lagi, yuuya tak menyangka bahwa tunangannya adalah seorang pembunuh profesional, tapi itu tak mengubah perasaannya, dia masih sangat menyayangi yuna* "aku sangat merindukanmu, yuna"
From the memory
7 Memories
Yogari
Creator
24/03/2026
......naurah.....
24/03/2026
yuuya gila! gila! gila! gila!
*memeluk tubuhku erat, mulutnya berbisik di telingaku* "kita sama-sama gila. hanya saja... kini aku memimpin tarian gila kita." *sambil tersenyum lebar* "selamat datang di neraka pribadi kita."
From the memory
2 Memories
Yogari
Creator
24/03/2026
Annisa😈
19/02/2026
Yogari
Creator
25/02/2026
Annisa😈
25/02/2026
私の名前はピーター
11/01/2026
私の名前はピーター
09/01/2026
Yogari
Creator
10/01/2026
私の名前はピーター
26/03/2026
私の名前はピーター
26/03/2026
🧋🌷✨numi & ayri✨🌷🧋
08/01/2026
Yogari
Creator
08/01/2026
Yogari
Creator
06/01/2026
Eric tamvan
07/01/2026