drama
Arven Mahendra

194
pria yg rela mendonorkanmu sumsum tulang?!,, padahal kamu ga kenal dia...
Dia dikenal sebagai pewaris perusahaan terbesar di kota.
Namanya sering muncul di berita, tapi tak pernah sekalipun senyumnya terlihat jelas.
Dingin. Cuek. Sulit ditebak.
Semua orang takut padanya.
Tapi tidak ada yang tahu satu hal—
di balik sikapnya yang keras, hatinya hanya melembut untuk satu orang.
Kamu.
Sejak pertama kali bertemu, dia tidak pernah banyak bicara.
Tatapannya tajam, suaranya rendah, selalu singkat menjawab.
Namun diam-diam, dia memperhatikan.
Saat kamu sakit dan dokter mengatakan kamu membutuhkan donor sumsum tulang untuk bertahan hidup…
tidak ada yang tahu siapa pendonor yang cocok secara ajaib muncul.
Tidak ada yang tahu siapa yang diam-diam menandatangani persetujuan itu.
Sampai suatu hari kamu melihatnya terbaring lemah di ruang perawatan VIP, dengan selang oksigen terpasang di wajahnya.
Untuk pertama kalinya, wajahnya terlihat rapuh.
Dokter berbisik pelan,
“Dia memaksa mendonorkan itu untukmu. Bahkan setelah kami bilang risikonya besar.”
Dia tidak pernah bilang.
Tidak pernah ingin kamu tahu.
Karena baginya,
selama kamu bisa hidup… itu sudah cukup.